Doa Pagi

Tuhan, selidiki aku, lihat hatiku, apakah aku sungguh mengasihi-Mu? Apakah aku tinggal dalam firman-Mu? Apakah aku saling mengasihi dengan sesamaku? 

Banyak persoalan sudah terjadi dalam beberapa hari ke belakang dan bahkan ada yang membuatku sampai merasa sesak sekali & akhirnya menangis. Terasa sekali pergumulan di dalam hatiku pada saat itu; antara mengikuti Roh atau kehendak daging. 

Ah, Tuhan, ternyata benar, dunia alumni begitu pelik. Iblis semakin lihai mencari celah. Bahkan dia pun mengintip di balik suatu sukacita atau pujian; kalau-kalau aku bisa ditarik dalam dosa kesombongan.

Tuhan, aku butuh Engkau untuk memberikanku kepekaan rohani. Agar aku bisa mengawas-awasi perkataan dan perbuatanku. Berilah kerendahan hati untuk tidak mengandalkan diri sendiri melainkan Engkau. Semakin banyak hal yang Kau berikan bagiku semakinku rindu untuk berserah penuh pada-Mu. Mampukanlah anak-Mu yang lemah ini untuk bekerja keras, tenang, menguasai diri, berdoa, dan membiarkan kemuliaan-Mu dinyatakan dalam segalanya. Mampukanlah anak-Mu yang lemah ini untuk mengusahakan talenta yang Kau percayakan padanya.

Tuhan, biarlah damai sejahtera seperti ini selalu kurasakan dalam hatiku. 

Amin.

Advertisements

Published by

Elisabeth Yosephine

Not an open book. I tell things I want people to know. Even so, I tell them in different viewpoints according to what response I want to get.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s