A Super Busy One

Hidup telah menjadi begitu melelahkan belakangan ini. Tugas-tugas kantor yang sedang banyak–menyita Senin-Jumat, lalu pelayanan yang mengambil Sabtu-Minggu. I am physically tired. Belakangan juga batuk tak henti-henti.

Masih mending kalau fisik aja yang capek. Kalau capek juga secara mental? Err, nggak mau, meski rasanya sedang menuju ke situ. Apalagi, saat ini sedang dihadapkan sama beberapa hal yang ngebuat hati ini berpikir,

“Elah, kenapa sih?”

Susah mengerti.

Udah jarang banget nonton film dibanding dulu. Kalo sekarang ditanya tentang hobi, pasti aku akan bilang, “Hai, aku Elisabeth, hobinya kangen nonton film.” Film terakhir yang ditonton adalah Captain America: Civil War–setelah sebelumnya kayaknya udah jarang juga nonton film. Itu juga karena janjian sama temen-temen. Di samping emang susah nemu waktu yang cocok, perlahan-lahan hasrat nonton film pun memudar. Mungkin udah lelah gitu sama gagasan-gagasan para pembuat film. *songong sih*

Ya abis, film-film sekarang jarang yang datang dengan ide yang fresh. Rata-rata lanjutan cerita pendahulunya semua. Now You See Me 2, serial Marvel yang… Kalau ada kata di atas never-ending, mungkin aku akan pilih itu, AADC 2, dan semua film lain dengan angka di belakang judulnya.

Ya ini mungkin aja sih. Mungkin karena memang lagi capek dan memilih istirahat di rumah aja daripada nonton. Padahal kalo lagi gabut, mungkin aja tetap semangat nonton!

Drama Korea? Udah ngga pernah lagi semenjak 3 bulan yang lalu. Selain emang karena bukan freak Korea gitu, emang lagi ngga minat aja menghabiskan waktu dengan drama demikian. Meski rasanya kalau libur tiba, aku akan segera menuntaskan Reply 1988 yang ngga kunjung ditonton kemarin. 

Puji Tuhan, meski begitu penuhnya hari-hari ini, masih menyisihkan waktu untuk baca. Apalagi semenjak pacaran sama Gohan, bahan bacaan jadi meluas, wakaka! Ini orang emang canggih banget dah. Rasanya kayak keluar dari goa gitu kalo udah ngobrol sama dia–“Aha! Inikah peradaban itu, guru?!”–hahahaha!

Oh iya, salah satu yang ngebuat hasrat nonton berkurang adalah keberadaan Gohan yang lebih menarik daripada mereka semua yang ada di film itu. #ea #err #sa #ae #kamu #centong #es #krim

Oke, kembali ke masalah sibuk.

*kok gue malah sok imut gitu di beberapa paragraf sebelum ini yak*

Penuh bangetlah hari-hari ini. Perjuangan untuk tetap saat teduh setiap pagi rasanya begitu…greget.

Untuk punya waktu pause & ponder rasanya langka banget. Tapi, manusia perlu itu. Elisabeth perlu itu. Kurang piknik, ya, bahasanya?

Semoga Minggu ini bisa terealisasi menikmati waktu yang fokus dan bener-bener hangat, bersama Tuhan!

Semoga Tuhan kabulkan. Amen!

Advertisements

Published by

Elisabeth Yosephine

Not an open book. I tell things I want people to know. Even so, I tell them in different viewpoints according to what response I want to get.

4 thoughts on “A Super Busy One”

  1. (((Reply 1988))) Wajib banget ditonton sih kak beth! Penyegar dahaga ditengah sahara drakor yang temanya cinderella-complex mulu. Hahaha

    Tetap semangat ya kak beth! *peluk-jauh*

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s