Pilek, Air Mata, dan Iman

Dari sekian banyak doa yang dijawab Tuhan dengan “ya”, doa kemarin malam adalah salah satu yang sangat mengharukan bagi saya. 

Sejak Kamis pagi saya kena flu. Pilek disertai air mata. Saya ngga tau apa kalian pernah mengalami ini/engga, tetapi saya selalu mengalami jenis ini setiap kali flu. Saya sedih sekali karena flu ini bikin saya capek. Ingus saya keluar, mengalir begitu santainya setiap 10 detik sekali. Bahkan saya pun sering ngga sadar, ternyata sudah ada ingus yang keluar. Ditambah, air mata saya pasti ikut juga keluar. Mata saya betul-betul berair dan sayu sekali. 

Saya juga takut flu ini akan berlangsung berminggu-minggu, mengingat yang sebelumnya berlangsung hampir 2 minggu. Kenapa takut? Minggu depan saya ada pelayanan sebagai pemimpin pujian. Saya sudah paham nggak enaknya memimpin pujian dengan kondisi seperti ini karena sebelumnya saya pernah mengalaminya. Suara saya sangat lemah, tenggorokan meradang, serta sakit kepala. 

Saya coba obati dengan minum air hangat selalu ditambah madu dan perasan jeruk nipis. Kali aja cepet sembuh. Tapi, Jumatnya malah makin parah. Saya hampir menyerah saja dan menunggu penyakit ini sembuh dengan sendirinya (katanya sih ini jenis penyakit yang bisa sembuh dengan sendirinya). 

Namun di Jumat malam, saya ingat bahwa saya hampir saja tidur dengan kondisi stress karena sakit ini dan tidak berdoa. Anehnya, suara Tuhan lebih kuat daripada suara setan pada waktu itu, sehingga saya meyakinkan diri untuk bangun dan berdoa. 

Saya mulai melipat tangan, menutup mata, dan mengumpulkan semangat saya. 

“Tuhan, aku tau ada kemungkinan pilek ini bertambah parah besok pagi dan ini akan membuat persiapan pelayanan serta aktivitasku lainnya tetap terganggu. Tapi aku juga tau bahwa lebih besar lagi kemungkinan pilekku akan sembuh besok pagi. Karena Tuhan bahkan sanggup menjadikan apa yang nggak mungkin. Aku bersyukur Tuhan izinkan pilek ini datang saat ini agar aku ingat untuk berserah pada Tuhan. Aku tau, bukan karena kesehatanku semata, aku melayani. Karena dalam sekejap pun, Tuhan bisa ambil itu, kalau Tuhan mau. Namun Tuhan menginginkan hati yang berserah dan mengandalkan Tuhan, untuk Tuhan pakai melayani sesuai kehendak Tuhan. Karena itu Tuhan, jika Tuhan berkenan, sembuhkanlah aku besok pagi. Amin”

Kira-kira begitulah yang saya doakan, lalu saya tidur. 

Tadi pagi, saya bangun dengan kondisi…sembuh. Tidak ada lagi ingus yang mengalir seperti sungai dan air mata yang seperti hujan. Mereka telah mengering! Kondisi yang benar-benar 180 derajat berbeda dari sehari (bahkan beberapa jam) sebelumnya. Ini bikin saya mau nangis :”) Tapi saya tahan, ntar pilek lagi. 

*ceritanya, sehari sebelum pilek, saya habis nangis parah gitu karena suatu hal

Saya bersyukur sekali. Pilek ini justru mengajarkan saya tentang iman dan bagaimana hubungan rohani seorang anak dengan Bapanya yang begitu transparan untuk hal se…ngga-banget pilek. Saya senang.

Saya jadi makin yakin bahwa Tuhan pun sanggup mengadakan kesembuhan-kesembuhan (khususnya) rohani bagi setiap hati yang terluka atau pun sedang merasa jauh dari Tuhan. Saya makin yakin bahwa minggu depan Tuhan BISA berbicara secara pribadi kepada setiap jemaat yang hadir di pelayanan saya. Tuhan BISA mendengar dan menjawab doa mereka, yang mungkin lebih “bermutu” daripada pilek. Saya makin yakin bahwa:

Bukan karena siapa yang melayani, yang terutama.

Bukan karena pakai apa mereka melayani, yang terutama.

Bukan karena sekompleks apa aransemen musik mereka, yang terutama.

Bukan karena seindah apa kata-kata mereka, yang terutama. 

Tapi kalau ada hati yang dipulihkan dan Tuhan yang dimuliakan, itu karena siapa yang memanggil dan apa yang dapat Dia kerjakan untuk menggenapi rencana-Nya, itu yang terutama. 

Di sanalah letak iman kita. 

Segala pujian bagi Tuhan. 

Advertisements

Published by

Elisabeth Yosephine

Not an open book. I tell things I want people to know. Even so, I tell them in different viewpoints according to what response I want to get.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s