Categories
Life

16.43 WIB

My life is being surrounded by influencers. Entah itu di dunia maya atau pun tidak. Mereka adalah orang-orang yang aktif di bidangnya masing-masing dengan kesukaannya masing-masing. Mereka membuat instagram story tentang kegiatan yang mereka ikuti atau tentang pendapat mereka atas sebuah isu (atau beragam isu). Mereka mengunggah foto-foto likeable di feed instagram mereka–foto-foto yang sangat inspiratif, menggugah keinginan untuk membaca caption mereka yang panjang-panjang dan kemudian meletakkan komentar: “panutanqu”, atau “junjunganqu”, atau “inspirasiqu” di unggahan tersebut. Sorry, not being sarcastic, I try.

Sementara aku? Jika kulihat-lihat lagi feed instagram-ku, kebanyakan isinya adalah foto diriku sendiri dengan caption yang mengundang emosi: karena tidak lucu. Belakangan ini aku memang jarang berminat nge-post sesuatu yang serius-serius dengan caption panjang-panjang andalanku, atau menunjukkan isi kegiatanku (yang kebanyakan adalah pelayanan ke sekolah/kampus di sekitaran Jakarta), atau opiniku terhadap isu-isu yang sedang banyak di bangsa ini. Jujur saja, aku tidak tertarik lagi melakukannya. Aku juga bingung apa alasannya.

Berulangkali aku ingin seperti teman-teman yang aktif tersebut, misalnya dengan menceritakan apa yang sedang kukerjakan di sepanjang hari, merekam jejak-jejak pelayananku setiap hari, mengunggah foto-foto inspiratif berjudul pendapatku terhadap situasi terkini bangsa, dan sebagainya, namun kuurungkan juga niat itu. Entahlah, aku sedikit bermasalah dengan motivasiku belakangan ini. Setelah kutelaah lagi isi hatiku, tidak kutemukan ketulusan di beberapa motivasi tersebut. Tidak jarang bahkan, aku hanya ingin memeroleh ‘perhatian’ lewat respons orang-orang; baik melalui like maupun komentar mereka. Bahkan, pernah juga aku ingin melakukannya agar followers-ku bertambah. Ya, ini adalah salah satu kelemahanku. Sejak kecil aku sering berada di mana ‘spot-light’ berada sehingga aku mudah tergiur untuk melakukan hal-hal yang mengundang perhatian seperti itu.

But please don’t mess my sharing with any comment like “tapi kan sebagai seorang Kristen kamu memang harus ‘terlihat’?” Karena ini bukan tentang itu, namun tentang motivasi. Ini mirip dengan apa yang diajarkan Tuhan Yesus ketika Ia berkhotbah di bukit tentang ‘tidak melakukan kewajiban-kewajiban agama (seperti bersedekah dan berdoa) dengan tujuan untuk dilihat orang’. So, to me, if I do something, it has to be such work that I do with enthusiasm, as to the Lord and not for people. Masalahnya bukan terletak pada ‘aku tidak mau dilihat orang’ namun terletak di ‘kenapa aku mau dilihat orang’, dan yang terakhir ini benar-benar menggangguku.

Not saying it’s everyone’s problem, maybe it’s just me, but I’d rather stop than continuing in such manner. To be honest, I’m done thinking myself to influence people, that’s not the case. My being is already influential, because I’m saved and I’m the salt and the light of the world. It’s not what I do that makes me influential, it’s why & how I do it. Itu yang membedakan semua buah yang akan dihasilkan dan kepada siapa hormat & kemuliaan itu dihaturkan. God knows, surely knows, buddies.

Ini sangat membebaskanku. Aku tidak lagi tertekan terhadap tuntutan-tuntutan generasi atau zaman di dunia tanpa batas ini, aku dianugerahkan hikmat dan Roh Kudus yang terus-menerus sanggup memurnikanku dari segala motivasi buruk dan menuntunku kepada apa yang harus kulakukan di dalam hidup ini, serta tentunya bagaimana aku melakukannya.

Kalau aku hidup, aku hidup untuk memberi buah dan itu tidak bergantung pada platform mana yang kugunakan (sekalipun setiap platform dapat berkontribusi sesuai levelnya masing-masing).

I don’t want to just influence, I want to give, to truly give my life to other people. I don’t want to just influence, I want to sow even if none truly cares, none considered it’s influential.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s