Categories
Life

Ironi Pernikahan

Pernikahan Ananias dan Safira bukan jenis pernikahan yang aku impikan. Jelas aku tidak akan mau bersepakat dengan seseorang yang berbohong, apalagi untuk urusan persembahan kepada Tuhan. Aku tidak mau menghakimi mereka, namun apa pun alasan di balik tindakan mereka yakni menahan sebagian hasil penjualan tanahnya untuk diri mereka padahal mereka sudah mengatakan untuk memberikan semuanya kepada Tuhan, jelas salah. Di luar hakku untuk menghakimi mereka, itu adalah persepakatan yang jahat. Mereka tidak punya kewajiban untuk menjual tanahnya dan memberikan hasil penjualannya kepada Tuhan, tapi kenapa mereka harus berbohong? Toh, orang-orang di sekitar mereka pada saat itu melakukan penjualan tanah dan berbagi dengan sesamanya karena ketulusan dan kerelaan hati, kok. Rasul-rasul juga tidak memaksa mereka untuk memberikan hasil penjualan tanahnya. Tapi entah apa yang mereka pikirkan sampai mereka malah berbuat yang sebaliknya.

Aku membayangkan misalnya mereka menjual tanahnya dengan alibi untuk diberikan sebagai persembahan kepada Tuhan. Lalu memang, kita tidak tahu siapa yang membelinya. Namun kalau yang membeli adalah salah satu jemaat dari kumpulan orang percaya, pastilah ia sangat senang membelinya karena uang hasil penjualannya akan diberikan semuanya kepada Tuhan. Kita nggak tahu akan bagaimana kisah transaksi jual-beli tanah ini berlangsung kalau Ananias dan Safira tidak mengatakan bahwa mereka akan memberikan hasil penjualannya kepada Tuhan. Mungkin ada yang tetap membeli, mungkin juga tidak ada. Mungkin ada yang rela membayar dengan harga mahal karena untuk Tuhan, mungkin juga harganya biasa saja.

Anyway, poinnya adalah, mereka mendustai Roh Kudus, mendustai Allah sendiri. Apalagi ketika Safira ditanyakan “apakah dengan harga segini kau jual tanahmu?” dan ia mengatakan ‘betul’. Padahal dia dan suaminya sudah menahan sebagian hasil penjualan tanahnya dan hanya sebagiannyalah yang mereka berikan kepada Tuhan. Ini adalah bentuk persekutuan suami-istri yang salah; bukannya bersekutu dengan Roh Kudus, melainkan dengan iblis.

Persekutuan dengan Roh Kudus tidak mungkin menghasilkan dusta karena dusta adalah produk Iblis; dialah bapa segala dusta. Ini menegurku begitu keras. Adakah di dalam perjalanan hidup ini aku berbohong dan berdusta namun aku masih hidup? Jika demikian, berarti aku mengalami belas kasihan yang begitu besar dari Tuhan. Tidak dapat kubayangkan kalau aku langsung mengalami kematian seperti yang Ananias dan Safira alami ketika aku berbohong.

Hidup sebagai orang Kristen sangat memerlukan kebijaksanaan. Efesus 5:15 berkata, “Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif.” Kita memerlukan kepekaan untuk melihat pertentangan daging dan Roh yang ada di dalam diri dan berjuang untuk mematikan apa yang merupakan keinginan daging.

Aku tidak tahu apakah Ananias dan Safira betul-betul orang percaya yang sudah bertobat oleh Injil ataukan orang percaya palsu. Namun kisah kematian mereka begitu signifikan sampai perlu dicatatkan oleh Lukas untuk menunjukkan bagaimana bentuk perbuatan daging dan apa konsekuensinya serta bagaimana perbedaannya dengan buah dari mereka yang bersekutu dengan Roh Kudus.

Sebagai perempuan, Safira seharusnya menolong Ananias untuk hidup sesuai kehendak Allah, namun kali ini, seperti Hawa, dia malah turut menjerumuskan suaminya ke dalam dosa.

Ini adalah pelajaran berharga bagi para istri dan calon istri. Hiduplah kuat oleh kasih karunia Tuhan dan ikutlah pada pimpinan Roh Kudus setiap hari. Karena sungguh, istri yang cakap dan bijaksana, siapakah yang mendapatkannya? Ia lebih berharga daripada permata.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s